Makanan yang Baik untuk Kucing dengan Sakit Ginjal

Pada kasus kucing yang terkena penyakit ginjal, memang membuat panik para PetLovers. Banyak pertanyaan yang mulai keluar mengenai penyakit kucing ini. Pertanyaan yang sering keluar adalah makanan apa yang baik untuk diberikan pada kucing kesayangan yang sakit ginjal?

Sebenarnya, kunci utama untuk memberi asupan baik pada kucingmu adalahs  pengaturan pola makan dan minumnya sehingga dapat memenuhi kebutuhan khusus yang memang seharusnya didapat olehnya.

1. Mencukupi kebutuhan cairannya

Memberikan banyak cairan merupakan hal yang sangat penting dalam pengaturan pola makannya. Karena pada penyakit kucing yang satu ini, cairan akan sering keluar melalui urine dan dapat berakibat dehidrasi. Letakkan tempat minumnya di tempat yang mudah dijangkau olehnya agar membantu mempermudah dalam memenuhi kebutuhan cairan

2. Jenis protein yang dikonsumsi

Tak hanya air, protein yang dikonsumsi juga harus diperhatikan. Berikan ia makanan dengan protein yang mudah dicerna agar tidak memaksa ginjalnya bekerja terlalu keras. Kalau kamu bingung memilih makanan yang dapat memelihara dan memenuhi kebutuhan ginjalnya, kamu bisa datang ke pet shop terdekat dan langsung konsultasikan pada ahlinya atau juga dokter hewan. Jangan sampai kucing kesayanganmu kekurangan protein karena kekurangan protein dapat membuat berat badannya turun drastis.

3. Perhatikan kandungan fosfor

Perhatikan juga kandungan fosfor pada makanannya. Sebenarnya, fosfor memang dibutuhkan pada makanannya, namun karena kerja ginjal yang sudah tidak normal akan membuat fosfor tidak dapat terproses dengan baik sehingga dapat membuatnya kurang nafsu makan dan lesu.

Jadi, bagus atau tidaknya makanan adalah tergantung bagaimana kamu mengatur pemberian makanan pada kucing kesayangan. Tetap beri makanan yang berkualitas baik agar bisa menjaga kesehatan ginjalnya dengan baik. Selain itu, kamu juga bisa membuat makanannya lebih lunak dengan memberikan air supaya mudah dicerna. Kalau kamu merasa kucingmu mempunyai kebutuhan yang lebih, jangan ragu untuk tanyakan langsung pada dokter hewan demi kebaikannya ya.