Jenis Vaksin yang Harus Diberikan pada Kucing yang Diadopsi

PetLovers, sudah bukan hal yang jarang jika banyak orang yang mengadopsi kucing. Ada orang yang mengadopsi dari kerabat dekat dan ada juga yang mengambil dari shelter. Yang harus diingat ketika kamu baru mengambil kucing adalah untuk melakukan vaksinasi. Apa saja vaksin yang memang harus diberikan ketika kamu mempunyai kucing?

Feline Viral Rhinotracheitis, Calicivirus, dan Panleukopenia (FVRCP)

Vaksin ini disebut vaksin inti di mana pada anak kucing diberikan ketika usia 4-6 minggu, lalu dilanjutkan setiap 2-4 minggu sekali sampai usia 18-20 minggu. Ketiga vaksin ini diberikan agar daya tahan tubuhnya baik. Pada kucing dewasa, vaksin ini pun juga harus diberikan, tapi tidak dengan frekuensi yang sama dengan kitten. Kamu bisa tanyakan pada dokter hewan terdekat untuk vaksin ini.

Rabies

Vaksin ini sangat penting untuk diberikan pada kucingmu. Rabies biasa dilakukan saat kucing berusia 12 minggu dan dilakukan tiap tahun sekali. Jangan lupa untuk memberi vaksin rabies pada kucingmu ya PetLovers. Karena jika tidak diberikan, bisa membahayakan kamu dan orang sekitar.

Feline Immunodeficiency Virus

Kucing juga mempunyai virus yang mirip dengan virus HIV pada manusia. Virus tersebut dapat ditularkan dengan kontak langsung dari kucing lain yang mempunyai luka gigitan serta cakaran. Vaksin jenis ini masih jarang masuk di Indonesia, sehingga kamu harus menjaga kucingmu dengan baik agar tidak terjadi kontak langsung dengan kucing liar ya.

Nah, tidak hanya vaksin yang harus kamu berikan jika kamu mengadopsi kucing. Kamu juga harus memberikan tempat yang nyaman serta kasih sayang jika kamu telah memutuskan untuk membawanya ke rumah. Yuk, penuhi segala kebutuhannya mulai dari kesehatan dan kenyamanannya ya.