Cacingan Pada Anjing oleh drh. Lynn

Dr. Lynn, saya mau nanya. beberapa bulan lalu anjing saya sempat pup berdarah. terus saya kasih obat cacing, udah gpp. kta dokter, ada cacing cambuk yang pindah dari ususnya. itu sudah sembuh. lalu baru kemarin, terjadi lagi yg seperti itu. dia sih sehat banget, masih aktif, gak lemes, lesu.

Jawaban:

Cacingan adalah salah satu masalah kesehatan yang paling umum ditemukan pada anjing. Cacing yang dapat menginfeksi anjing adalah sebagai berikut:

  1. Cacing jantung
  2. Cacing gelang
  3. Cacing pita
  4. Cacing tambang
  5. Cacing pipih

Perlu diketahui, gejala klinis yang ditimbulkan oleh setiap jenis cacing itu berbeda, seperti muntah dan diare, gatal pada daerah anus, kehilangan berat badan, dan adanya darah dalam feses.

Diagnosa dilakukan berdasarkan gejala klinis yang tampak: ditemukannya cacing dalam feses dan muntah, atau pemeriksaan laboratorium oleh dokter hewan. Pada sebagian besar kasus, cacingan pada anjing biasanya sering tidak terlihat oleh pemilik. Karena itu, terapi dan pencegahannya adalah dengan pemberian obat cacing secara rutin. Obat cacing yang dikonsumsi bekerja terhadap cacing pada saat obat itu diberikan.

Umumnya, dalam waktu 24 jam obat cacing telah membunuh cacing di saluran pencernaan. Jenis cacing yang dibunuh bergantung pada kandungan aktif obat. Jika setelah pemberian obat cacing hewan peliharaanmu kembali mengkonsumsi telur cacing dari lingkungan, mereka akan terinfeksi kembali oleh cacing. Dengan begitu, pemilik hewan anjing dan kucing disarankan untuk memberikan obat cacing pada hewannya setiap 3-4 bulan sekali agar hal ini tidak terjadi kembali.