Mitos & Fakta Seputar Hairball

Ada yang kucingnya sering mengalami hairball? Jika bulu atau rambut kucing rontok terlalu parah, maka potensi kucing mengalami hairball pun semakin tinggi. Wajar jika dua problem ini (hairball dan masalah rambut) sering dikaitkan satu sama lain.

Saking seringnya hairball dialami oleh kucing, akhirnya banyak mitos yang beredar tentang masalah ini. Kali ini, Pro Plan ingin mengajak PetLovers untuk mengenali fakta yang sebenarnya. Tapi sebelum itu, yuk kenali terlebih dahulu masalah hairball pada kucing.

Mengenali Masalah Hairball Pada Kucing

FYI nih, PetLovers. Kucing adalah tipe hewan yang sangat rajin membersihkan bulu atau rambut mereka. Kucing menggunakan lidah mereka untuk mengambil kotoran yang ada di rambut mereka. Secara tidak langsung, rambut yang mati akan masuk juga ke dalam mulut kucingnya.

Semakin parah bulu atau rambut kucing rontok, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tentu semakin besar potensi kucing mengalami hairball. 

Hanya saja, ketika problem ini normal dialami kucing, ternyata banyak anggapan salah. Seperti yang disebutkan di dua poin di bawah ini.

Baca: Pertanyaan Popular Seputar Rambut Kucing

Mitos Pertama: Hairball Menyebabkan Batuk

Batuk melibatkan tenggorokan dan paru-paru. Sementara, hairball lebih pada masalah pencernaan. Sehingga dia akan memuntahkan gumpalan rambut yang sudah masuk ke dalam pencernaannya.

Jadi ketika kucing PetLovers batuk-batuk dan tidak mengeluarkan cairan atau muntahan apa-apa, jangan beranggapan bahwa itu karena hairball, PetLovers. Tapi bisa jadi karena masalah lain seperti gangguan pernapasan, asma dll.

Baca: Kenali Penyakit yang Sering Menyerang Kucing

Mitos Kedua: Semua Muntahan Kucing Disebabkan Hairball

Memang benar, hairball memicu muntah pada kucing. Akan tetapi, jika kucing PetLovers sering muntah, jangan hanya menganggapnya karena masalah rambut.

Muntahan kucing bisa disebabkan banyak hal. Mulai dari masalah pencernaan, flu hingga reaksi karena habis makan benda yang tak layak makan.

Setelah mengenal dua mitos ini, selanjutnya PetLovers ingin memberikan informasi lanjutan tentang hairball. Selama ini, banyak kucing yang memuntahkan gumpalan rambut ketika dia mengalami hairball. Tapi sebenarnya, kondisi ini normal atau tidak ya, PetLovers?

Baca: Cegah Rambut Kucing dari Kerontokan

Saat Kucing Hairball, Normalnya Dimuntahkan atau Keluar Bareng Feses?

Sekarang coba PetLovers amati kebiasaan kucing PetLovers saat mengalami hairball. Apakah dia memuntahkan gumpalan rambutnya atau keluar bersama dengan feses?

Sebenarnya, secara normal hairball akan keluar bersama dengan feses. Jika makanan kucing PetLovers mengandung kadar serat yang cukup, maka gumpalan rambut yang ada di dalam saluran pencernaan akan diproses dengan baik sehingga dapat keluar bersama dengan feses.

Akan tetapi, jika kandungan seratnya kurang, maka rambut yang tertelan akan terakumulasi di dalam perut dan menggumpal, sehingga kucing akan muntah untuk mengeluarkan gumpalan tersebut.

Bagaimana Pencegahan Hairball?

Salah satu cara tepat untuk mencegah terjadinya hairball adalah dengan menjaga rambut kucing dengan baik. Jangan biarkan rambut kucing rontok. Bagaimana caranya? Rambut harus rutin disisir, apalagi kucing dengan rambut yang panjang, untuk mengurangi resiko tertelannya rambut. Selain menyisir, PetLovers juga harus memperhatikan makanan hariannya.

Berikan makanan kucing yang mengandung nutrisi untuk mewujudkan kulit dan lapisan yang sehat untuk membantu meminimalisasi kerontokan rambut. Tidak hanya itu, makanan kucing PetLovers juga mampu mengontrol pembentukan hairball dan dengan aman memperlancar proses melalui pencernaannya. Saat ini, Pro Plan punya Pro Plan Derma Plus untuk menjawab kebutuhan tersebut.