Ciri-ciri Kucing Terkena Obesitas dan Cara Mengatasinya

Perlukah kamu mengetahui ciri-ciri kucing kesayanganmu terkena obesitas? Tenta saja iya, PetLovers. Tidak mau tahu mengenai kondisi kesehatan kucingmu sama sekali tidak akan membantunya tetap sehat. Jika kondisi kesehatannya tidak kamu perhatikan, hanya persoalan waktu hal yang tidak kamu harapkan akan jadi kenyataan. Berikut informasi lengkap mengenai ciri-ciri kucing yang terkena obesitas dan cara mengatasinya!

Ciri-ciri kucing obesitas

  1. Kesulitan bernafas dan cepat lelah

Kucing obesitas akan mengalami kesulitan ketika bernafas yang ditandai dengan suara keras saat bernafas. Ia pun lebih cepat lelah dan menghabiskan banyak waktu untuk tidur.

  1. Kulit berminyak dan berketombe

Sulit bagi kucing obesitas untuk bergerak dan melakukan grooming atau membersihkan bulunya sendiri. Kondisi ini membuat kulit dan bulunya menjadi kotor, berminyak dan berketombe.

  1. Malas bergerak

Apakah kucingmu yang dulu aktif kini sangat malas bergerak? Kondisi ini hal normal bagi kucing yang sudah tua. Namun, jika kucingmu masih muda tapi tidak suka bermain atau melompat layaknya kucing pada umumnya, itu bisa jadi salah satu ciri obesitas.

  1.  Mengalami gangguan saluran perkencingan

Sulit juga bagi kucing obesitas untuk jongkok atau membersihkan anusnya sendiri. Hal ini dikarenakan beban berat pada tulang belakang dan sendinya. Akibatnya, kucingmu akan mengalami kesulitan BAB dan terkena infeksi saluran kencing.

  1. Keberadaan tulang rusuk

Kucing dengan berat badan normal akan menunjukkan keberadaan tulung rusuknya ketika bagian dadanya diraba. Berbeda halnya dengan kucing obesitas yang tulang rusuknya tidak mudah diraba karena timbunan lemak.

Cara mengatasinya

Sebaiknya kamu segera berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mendapatkan solusi mengatasi kucing obesitas terbaik, PetLovers. Sementara itu, berikut beberapa cara yang mungkin bisa kamu lakukan untuk membantu kucingmu mengontrol berat badan:

  1. Berikan pakan rendah kalori

Salah satu penyebab kucing mengalami obesitas adalah porsi makan berlebihan. Selain porsi, kandungan nutrisi makanannya juga harus kamu perhatikan. Mulailah memberikan kucingmu pakan yang rendah kalori untuk mengontrol berat badannya agar tidak semakin tinggi.

  1. Rutin timbang berat badannya

Usahakan untuk terus mengontrol porsi dan jenis pakan yang dikonsumsi kucing dengan rutin menimbang berat bedannya. Dengan cara ini, lebih mudah bagimu untuk mengetahui apakah kucing kesayanganmu telah mengalami penurunan berat badan atau belum.

  1. Kurangi kuantitas makanan

Jika kucingmu tidak menunjukkan penurunan berat badan, jangan ragu untuk mengurangi kuantitas makanannya. Meskipun merasa kasihan, pengurang kuantitas makanan harus tetap kamu lakukan, PetLovers.

  1. Lakukan perlahan

Kucingmu memang perlu menurunkan berat badan, namun pastikan prosesnya berjalan secara perlahan. Jangan memaksanya menurunkan berat badan dengan drastis karena hal tersebut dapat menyebabkannya penyakit hepatic lipidosis (fatty liver). Penurunan berat badan kucing yang tidak mengganggu kesehatan berada di kisaran 200 – 400 gram per bulan.

Itulah informasi mengenai ciri-ciri kucing obesitas dan cari mengatasinya yang perlu kamu ketahui. Jangan ragu untuk memberi kucing kesayanganmu PRO PLAN Adult Cat yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya tanpa membuat berat badannya makin bertambah. Jagalah kucing kesayanganmu tetap sehat ya, PetLovers. Semoga bermanfaat!