Penyakit Anjing Dan Kucing Di Musim Hujan

Penyakit Anjing Dan Kucing Di Musim Hujan

Oleh Drh. Tika L. Putri

Pet Owners harus lebih waspada di musim hujan ini karena banyak penyakit yang bisa menyerang anjing dan kucing peliharaan. Udara yang lembab pada musim hujan akan meningkatkan pertumbuhan jamur, bakteri, dan virus yang dapat menyebabkan beberapa penyakit.

 

Berikut ini beberapa penyakit yang ada di musim hujan:

  • Dermatifitosis

Dermatofitosis merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Ciri-ciri penyakit kulit akibat jamur adalah kulit akan menjadi kemerahan, terasa gatal sehingga digaruk dan teerdapat ketombe atau kerak-kerak pada kulit. Penyakit kulit ini dapat dicegah dengan menjaga kondisi kulit dan bulu agar tetap kering. Pet Owners harus memandikan anjing dan kucing dengan shampo yang memiliki formula anti jamur dan bakteri. Jika kucing/anjing peliharaan memiliki kulit yang sensitif, berikan dog food/cat food khusus untuk kulit sensitif. Seperti PRO PLAN Select Adult Sensitive Skin & Stomach Formula dan Pro Plan Adult Sensitive Skin and Stomach.

  • Pneumonia

Pnemonia merupakan radang pada paru-paru yang umumnya disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini seringkali menyerang puppy maupun kitten, tetapi kucing anjing dewasa tetap berisiko terkena penyakit ini. Gejala yang timbul yaitu batuk, penurunan nafsu makan, serta kesulitan bernafas. Kebiasaan hewan peliharaan sering tidur dilantai tanpa tempat tidur atau hewan peliharaan yang terkena angin dingin meningkatkan resiko timbulnya penyakit ini. Pet Owners, selalu berikan alas atau tempat tidur dikandang dan hindarkan hewan kesayangan dari angin malam.

  • Panleukopenia

Penyakit ini disebabkan oleh virus dan menyerang saluran pencernaan kucing. Gejala yang timbul yaitu kucing tidak mau makan, lemas, muntah dan diare darah. Penyakit ini dapat dicegah dengan pemberian vaksin yang berlabel RCP atau RCPCh dimana huruf P menandakan panleukopenia.

  • Cat flu

Flu pada kucing umumnya disebabkan oleh bakteri Chlamydia  dan virus (Calicivirus dan Rhinotracheitis). Gejala yang timbul yaitu demam, tidak nafsu makan, bersin-bersin, mata berair/belekan, infeksi pada telinga, terdapat leleran hidung dan sariawan  (berliur dan timbul bau mulut).  Salah satu cara mencegahnya adalah melakukan vaksinasi secara rutin pada kucing peliharaan.  Vaksin yang diberikan dilabelnya terdapat RCPCh (Rhinotracheitis, Calici, panleukopenia, dan Chlamydia).

  • Parvo dan Distemper

Kedua penyakit ini disebabkan oleh virus dan menyerang anjing pada semua usia, terutama anak anjing ketika tubuhnya sedang lemah. Cuaca dingin, lembab dan berangin dapat menurunkan daya tahan tubuh. Gejala yang timbul jika terkena parvo yaitu tidak nafsu makan, muntah, dan diare darah. Sedangkan gejala yang timbul jika terkena distemper yaitu mata belekan, keluar leleran hidung, bersin-bersin (gejala pernafasan), muntah serta diare (gejala pencernaan), timbul bintik-bintik merah pada kulit, pad mengeras (distemper kulit) dan kejang-kejang (gejala syaraf).  Pencegahannya adalah harus vaksinasi untuk kedua penyakit ini dan rutin diulang setiap tahun.  Vaksin yang diberikan dilabelnya tercantum DHPPi (Distemper, Hepatitis, Parvo dan Parainfluenza).  Jaga daya tahan tubuhnya, beri nutrisi yang lengkap dan seimbang.

  • Leptospirosis

Leptospirosis adalah penyakit yang menyerang anjing, kucing dan juga manusia. Penyebabnya adalah bakteri Leptospira sp. yang umumnya terdapat pada air seni tikus. Penularan terjadi melalui kontak langsung dengan urin anjing dan kucing yang infeksi, kontak kelamin pada saat pacak (musim kawin) dan luka gigitan. Penularan secara tidak langsung terjadi karena  terkontaminasinya  sumber air, tempat makan minum dan kandang. Bakteri ini menyebabkan kerusakan pada hati dan ginjal. Gejala yang terlihat yaitu kulit hewan menguning, muntah dan diare. Tingkat kematian karena penyakit ini sangat tinggi sehingga penting untuk anjing dan kucing  peliharaan divaksin. Carilah vaksin yang pada labelnya terdapat huruf L yang menandakan leptospira.

Let’s keep your pets healthy!

Sumber :

DaftarPustaka

Paterson, Sue. 2008. Manual of Skin Diseases of the Dog and Cat. Blackwell. United Kingdom.

Tilley, LP & Smith, FWK.The 5-Minute Veterinary Consult Canine and Feline Third Edition.Lippincott Williams & Wilkins.