Kenali Hiperthermia: Sederhana, Tapi Bisa Membahayakan Anjing

Oleh: Drh Lynn Kurniawan

Menjaga suhu tubuh agar tetap normal sangat penting untuk memastikan sel-sel tubuh bekerja secara normal. Hipertermia merupakan kondisi dimana suhu tubuh anjing meningkat. Padahal anjing memiliki suhu tubuh normal di antara 37.5oC – 39.2oC.

Baca: Cara Menjaga Kesehatan Anjing Kesayangan

Jika peningkatan suhu tidak normal terjadi dalam jangka panjang (bukan disebabkan oleh hal fisiologis seperti stres dan olah raga), maka dapat menyebabkan kerusakan dan gangguan fungsi sel-sel di dalam tubuh. Agar PetLovers bisa memberikan penanganan yang tepat, yuk cari tau dua macam Hiperthermia.

Dua Macam Hiperthermia & Penyebabnya

  1. Pyrogenic hyperthermia

Apa itu Pyrogenic hyperthermia? Hiperthermia jenis pertama ini adalah demam yang disebabkan oleh peradangan. Pada saat terjadi infeksi atau peradangan, peningkatan suhu tubuh terjadi untuk menyerang agen infeksiusnya.

  1. Nonpyrogenic hyperthermia

Berbeda dengan jenis Hiperthermia pertama, kategori kedua ini terjadi karena gangguan pada hipotalamus, konsumsi obat-obatan tertentu, kejang, eklamsia, keracunan, ketidakmampuan hewan untuk panting, dan kondisi lingkungan. Salah satu contoh dari nonpyrogenic hyperthermia adalah heatstroke atau bisa disebut serangan panas.

Awas Heatstroke

Heatstroke (serangan panas) kerap terjadi di daerah-daerah beriklim panas dan lembab, seperti sebagian besar wilayah di Indonesia.

Lain halnya dengan manusia yang bisa berkeringat untuk menurunkan suhu tubuhnya, anjing hanya dapat berkeringat melalui telapak kakinya.

Lalu bagaimana anjing menurunkan suhu tubuhnya?

  1. Konduksi: berbaring di permukaan yang lebih dingin,
  2. Konveks: melalui sirkulasi udara dingin seperti angin,
  3. Radiasi: pelepasan panas dari tubuh ke lingkungan, dan evaporasi (panting).

Jadi, apabila berada dalam ruangan/permukaan panas tanpa sirkulasi udara, anjing rentan terkena heatstroke.

Baca: Tips Menjaga Puppy Saat Sedang Sakit

Gejala Saat Anjing Terkena Heatstroke

Gejala klinis dari anjing yang terkena heat stroke antara lain: gelisah dan mencari tempat yang sejuk untuk istirahat, panting, keringat pada telapak kaki, membran mukosa berwarna pink gelap atau merah, hipersalivasi, peningkatan frekuensi denyut jantung, lemas, muntah/diare, dan kolaps.

Anjing yang Rentan Terkena Heatstroke

Anjing obese, anjing bermoncong pendek seperti bulldog, dan anjing berambut panjang lebih rentan terkena heatstroke. Apabila tidak ditangani, anjing yang terkena heatstroke dapat menderita kerusakan organ permanen dan bahkan kematian.

Bagaimana Menanganinya?

Anjing yang sedang terkena heatstroke perlu dibawa ke klinik/rumah sakit hewan secepatnya. Semakin cepat pertolongan kepada anjing yang terkena heatstroke, semakin kecil peluang terjadi kerusakan permanen pada organ dan kematian. Pertolongan pertama perlu dilakukan oleh pemilik hewan sebelum hewan dibawa ke dokter hewan untuk penanganan selanjutnya.

  1. Pertama, pindahkan anjing dari area panas ke area yang lebih sejuk.
  2. Semprot tubuh anjing dengan air sejuk, khususnya di bagian tubuh yang tidak banyak rambutnya seperti kaki, perut, dada, dan leher. Jangan gunakan air es atau es batu karena perbedaan suhu yang terlalu signifikan justru dapat berakibat fatal.
  3. Nyalakan AC atau buka jendela pada saat membawa anjing ke klinik hewan terdekat.

Sesampainya di klinik/rumah sakit hewan, informasi penting yang perlu disampaikan ke dokter hewan meliputi: sejarah olahraga, apakah sebelumnya anjing berada di tempat yang terlalu panas (mobil, pantai, taman), obat-obatan yang sedang dikonsumsi, penyakit lain yang diderita, dan segala bentuk penanganan yang telah dilakukan sebelum datang ke dokter hewan.

Fokus utama pada hewan yang menderita heatstroke adalah untuk menurunkan suhu tubuhnya.

Oleh karena itu, hal yang mungkin dilakukan di klinik/rumah sakit hewan antara lain: mencukur pendek rambut, membasahi/menyemprot kulit dengan air, menempatkan anjing di ruangan ber-AC atau di depan kipas angin, memasang infus, dan memberi obat-obatan penurun panas. Pemeriksaan darah lengkap perlu dilakukan sebelum pemasangan infus untuk mengetahui adanya infeksi serta mendeteksi dini adanya gangguan pada organ. Apabila peningkatan suhu disebabkan oleh infeksi atau inflamasi, obat-obatan untuk melawan infeksi perlu diberikan.

Bagaimana Pencegahannya?

Adapun beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya heatstroke pada anjing antara lain:

  1. Pastikan air bersih dan segar selalu tersedia. Bagi anjing yang biasa berada di luar rumah, letakkan air minum di daerah yang sejuk dan teduh
  2. Jangan pernah tinggalkan anjing tanpa pengawasan di tempat tertutup dan/atau tanpa sirkulasi udara seperti mobil.
  3. Hindari olahraga pada saat cuaca sedang panas.
  4. Ketika mengajak anjing jalan untuk jangka waktu yang lama, berhenti dan beri air minum secara berkala.
  5. Bagi anjing yang tinggal di luar rumah, pastikan tersedia tempat berteduh yang sejuk setiap saat.

Agar anjing tetap sehat, berikan makanan harian yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Berikan di Pro Plan Adult yang membantu menjaga kesehatan jantung, serta memperbaiki kesehatan usus karena mengandung prebiotik.

Tahukah kamu? Sekarang PetLovers bisa membeli Pro Plan secara online di Purina Official Store yang tersedia di e-commerce berikut:

Sumber:

www.vets-now.com

www.vetfolio.com

www.msdvetmanual.com

www.vetwest.com.au