Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Saat Melakukan Breeding

Mempunyai anjing yang sehat dengan penampilan menarik menjadi impian banyak orang. Untuk itu, banyak PetLovers ingin melakukan breeding atau mengkawinkan anjing agar mendapatkan anjing dengan ras & bentuk sesuai yang diinginkan.

Tapi, ternyata banyak hal yang harus dipahami sebelum breeding. Untuk itu, PRO PLAN mengunjungi Le’grande Shih Tzu, tempat breeding milik Ibu Yenny Lielyana yang berlokasi di perumahan Citra Raya, Tangerang. Banyak info penting yang bisa PetLovers dapatkan. Di sesi pertama ini, PRO PLAN akan membahas tentang persiapan sebelum & sesudah melakukan breeding.

Halo, Ibu Yenny. Jika ingin melakukan breeding, sebaiknya dilakukan di usia berapa ya?

Breeding sebaiknya dilakukan ketika anjing sudah berusia 2 tahun. Alasannya agar tidak terlalu banyak kendala. Baik bersifat medis mau pun psikis. Soalnya kalau terlalu muda, kadang induknya nggak mau menyusui puppy-nya.

Apa saja persiapan yang harus dilakukan PetLovers sebelum breeding?

Ada beberapa anjuran yang sering saya share ke teman-teman yang mau melakukan breeding. Salah satunya anjing harus sudah divaksin & dikasih obat cacing. Tujuannya untuk melindungi induk & calon puppy-nya. Selain itu, harus dikasih nutrisi tambahan. Kalsium, Vitamin D & E juga harus terpenuhi dengan baik. Kenapa? Agar tulang induknya kuat & membantu proses reproduksi.

Berapa lama anjing harus disatukan dengan anjing lainnya untuk proses breeding?

Nggak lama kok. Cuma pas hari H saja. Yang terpenting adalah memenuhi kebutuhan nutrisi. Untuk proses adaptasi antar kedua anjing biasanya nggak ada masalah.

Kapan sebaiknya dilakukan pemacakan?

Sebelumnya, pemilik harus mengenali siklus loop pada anjing kesayangannya. Loop adalah siklus di mana anjing berpotensi mengalami kehamilan. Anjing betina pertama kali mengalami loop di usia 6 bulan. Biasanya ditandai dengan keluarnya darah dari vagina. Tapi tidak terlalu banyak. Mood & selera makannya pun akan berubah. Jadi pemilik anjing harus memerhatikan perubahan ini.

Untuk periode loop berlangsung selama 18-24 hari. Nah, agar pemacakan berhasil, sebaiknya dilakukan di hari ke-9 atau hari ke-12.

Apa yang harus dilakukan setelah pemacakan?

Agar pemacakan berhasil, anjing tidak boleh banyak lari. Pemilik anjing juga harus memerhatikan nutrisinya. Jadi tidak hanya memenuhi nutrisi sebelum pemacakan, tapi setelah periode pemacakan juga penting agar anjing betina kamu hamil.

Manfaat kesehatan setelah breeding, ada nggak ya?

Sebenarnya secara spesifik nggak ada. Tapi secara hormonal ada. Anjing biasanya lebih tenang setelah pemacakan. 

Adakah larangan tertentu? Seperti Shih Tzu tidak boleh dikawinkan dengan ras lainnya?

Tentu tidak boleh. Shih Tzu harus dengan Shih Tzu. Jika tidak, namanya mixed breed. Untuk anjing-anjing dog show, hal-hal seperti ini harus dihindari. Tidak boleh asal.

***

Bagaimana, PetLovers? Menarik kan obrolannya. Sebagai tambahan informasi, anjing yang sudah hamil setelah proses pemacakan, butuh nutrisi lebih banyak dibanding periode sebelumnya. Lalu bagaimana cara memenuhi kebutuhan nutrisi saat anjing hamil?

PetLovers bisa memberikan PRO PLAN Kitten yang mampu menjaga kesehatan anjing secara keseluruhan. Jadi, setelah membaca artikel ini, PetLovers tertarik untuk melakukan breeding? Perhatikan tipsnya seperti yang sudah disampaikan Ibu Yenny ya.

Di artikel berikutnya, PRO PLAN mengajak kamu ngobrol soal perawatan Shih Tzu. Seperti apa tips dari Ibu Yenny? Nantikan ya di website PRO PLAN, PetLovers.