Dengan ASK THE EXPERT

konsultasikan langsung masalah seputar kesehatan anjing dan kucing kesayangan

dua kucing jantan tidak pernah akur

Halo dok,

saya punya dua kucing jantan umurnya sekitar 1 tahun dua-dua nya. Namanya Niku dan Kuni. akhir-akhir ini dua kucing saya ini tidak pernah akur, bahkan sering bertengkar sampai menggeram. Awalnya Kuni sering digigit oleh di Nikud, namun hanya mengeong biasa setelah dipisahkan kembali seperti biasa. Memang frekuensi nya lumayan sering. Tapi dua hari yang lalu, dua kucing saya ini bertengkar cukup keras sampai kucing saya menjerit keras. Awalnya hanya seperti biasa Kuni digigit oleh Niku, tapi entah kenapa Kuni teriak kencang sekali dan terlihat ketakutan. sampai sekarang Kuni benar-benar berubah sifatnya menjadi pendiam dan takutan, padahal awalnya sangat aktif. bahkan bila didekati oleh Niku, Kuni langsung menggeram seperti memasang posisi waspada. Hanya kepada saya Kuni mau berinteraksi. Mohon pencerahannya, bagaimana kucing saya bisa akur kembali.

Dijawab Oleh: drh. Icha

Hallo Farrel, Kucing jantan yang sering bertengkar bisa disebabkan karena hormonal. Hal ini disebabkan Niku dan Kuni sudah di usia dewasa. Kucing jantan mulai mengalami birahi atau mulai ingin kawin di atas usia 6 bulan. Ketika mereka sudah dewasa, kucing jantan umumnya ingin memiliki wilayah kekuasaan dimana di wilayah tersebut mereka berkuasa (terutama bila ada kucing betina maka mereka menganggap betina di wilayah tsb adalah betina kekuasaan si kucing jantan), sehingga untuk mendapatkan wilayah kekuasaannya kucing jantan akan saling bertengkar dengan kucing jantan lain di wilayah yang sama. Pada kasus Niku dan Kuni ada dua jantan di rumah yang sama dan keduanya ingin memiliki wilayah kekuasaan, oleh karena itu mereka sering bertengkar. Coba dipastikan juga apakah ada betina disekitar mereka yang juga dapat memicu pertengkaran. Salah satu jalan keluarnya adalah steril atau kastrasi karena akan mengurangi hormonal mereka yang memicu mereka bertengkar, tapi pastikan kondisi mereka ke dokter hewanmu dulu ya dan diskusikan dengan dokter hewan dan keluargamu untuk memutuskan jalan keluarnya.